Festival Tanjung Puting, Media Promosi Wisata Kobar

Kontribusi dari Muhammad Agusta Wijaya, 31 Juli 2018 13:20, Dibaca 354 kali.


MMC Kalteng - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar pelaksanaan Festival Tanjung Puting, dimana festival itu sebagai upaya untuk mempromosikan objek wisata yang ada di Bumi Marunting Batu Aji.

Kepala Dinas Pariwisata Kobar Gusti Imansyah mengatakan pelaksanaan Festival Tanjung Puting tahun 2018 ini dilaksanakan di Kecamatan Kumai dan digelar selama dua hari mulai tanggl 30-31 Juli 2018.

(Baca Juga : Tumpukan Sampah Penyebab Banjir Temanggung Tilung)

"Kebetulan saat ini kunjungan wisatawan asing ke Taman Nasional Tanjung Puting sedang ramai sehingga atas intruksi Bupati kegiatan festival dilaksanakan di Kecamatan Kumai tepatnya di Pasar Tanjung Puting atau depan Dermaga Balai Taman Nasional Tanjung Puting," kata Gusti Imansyah, Senin (31/7) usai pembukaan Festival Tanjung Puting.

Menurutnya dalam kegiatan Festival Tanjung Puting ini selain menampilkan seni budaya juga menampilkan kerajinan dan kuliner khas Kobar, hal itu sangat menarik perhatian para wisatawan asing.

"Festival Tanjung Puting ini merupakan agenda tahunan sebagai media untuk mempromosikan objek wisata yang ada di Kobar, sehingga melalui festival ini para wisatawan akan mengetahui tentang objek wisata Kobar yang bukan saja ada Taman Nasional Tanjung Puting tetapi masih banyak objek-objek menarik yang bisa dikunjungi," kata Gusti Imansyah.

Sementara itu Bupati Kobar Hj Nurhidayah sangat mengapresiasi adanya kegiatan Festival Tanjung Puting ini selain sebagai media promosi destinasi wisata di Kobar juga untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap objek wisata yang ada di Kabupaten Kobar.

"Festival ini sangat penting karena kita pun berkewajiban menjaga serta melestarikan seni budaya yang kita miliki, melalui festival ini diharapkan masyarakat kita akan lebih mencintai kebudayaan yang ada sehingga secara turun menurun akan terus dilestarikan," ucap Bupati.

Menurut Bupati menumbuhkan kecintaan kepada masyarakat itu sangat penting mengingat Kobar sebagai tempat tujuan wisata sehingga masyarakat pun harus memiliki rasa kecintaan terhadap seni budaya yang ada sebab masyarakat sebagai pelaku utama dalam pengembangan sektor pariwisata. (Humas Diskominfo Kobar)

Muhammad Agusta Wijaya

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.
Kalteng Bicara Baik.

Facebook